KEUNTUNGAN
ADANYA JAMUR
Keuntungan yang
diperoleh dari kehadiran jamur ialah perannya sebagai dekomposer. Berbagai
material organik akan diuraikan menjadi nutrien-nutrien sederhana yang
dibutuhkan kelompok produsen. Dengan demikian, bumi terhindar dari tumpukan
sampah materi organik.
Kemampuan jamur dalam
mengurai berbagai jenis substrat disebabkan jamur memiliki berbagai enzim
ekstraseluler. Masing-masing jenis jamur dapat menghasilkan enzim yang sama
atau yang berbeda-beda. Oleh karena itu, jamur melakukan kerjasama dengan jamur
dari jenis yang lain sehingga proses penguraian dapat berlangsung dengan
efektif.
Berikut ini adalah
berbagai jenis jamur beserta manfaatnya.
- Rhizopus oryzae : Bermanfaat dalam fermentasi
kedelai menjadi tempe (bahan makanan).
- Aspergillus oryzae : Bermanfaat dalam fermentasi
kedelai untuk kecap (bahan makanan).
- Aspergillus niger : Bermanfaat dalam produksi asam
nitrat (pengawet makanan) dan produksi enzim amiloglukosidase (industri
makanan).
- Penicillium chrysogenum : Bermanfaat dalam produksi
antibiotik penisilin (industri farmasi).
- Penicillium camemberti : Bermanfaat dalam pematangan
keju camembert (bahan makanan).
- Penicillium roqueforti : Bermanfaat dalam pematangan keju
roquefort (bahan makanan).
- Saccharomyces cerevisiae : Bermanfaat dalam fermentasi
minuman anggur (minuman beralkohol).
- Neurospora sitophila : Bermanfaat dalam fermentasi
oncom dari ampas tahu (bahan makanan).
- Monascus purpureus : Bermanfaat dalam fermentasi
angkan (pewarna makanan).
- Trichoderma viridae : Biokontrol hama jamur pada
tanaman (agen biokontrol).
- Beauveria bassiana : Bermanfaat dalam bikontrol hama
serangga tanaman (agen biokontrol).
- Metarhizium anisopliae : Bermanfaat dalam biokontrol
hama serangga tanaman (agen biokontrol).
- Candida lipolytica : Bermanfaat dalam produksi asam
nitrat (pengawet makanan) dan produksi enzim lipase (industri farmasi).
- Candida flareri : Bermanfaat dalam produksi
riboflavin (industri farmasi).
- Cephalosporium sp. : Bermanfaat dalam produksi
cephalosporin (industri farmasi).
- Penicillium griseofulvin : Bermanfaat dalam produksi
antifungal griseofulvin (industri farmasi).
- Trichoderma polysporum : Bermanfaat dalam produksi
imunosupresan cyclosporin (industri farmasi).
- Ganoderma sp. : Bermanfaat sebagai obat
tradisional serbuk ganoderma (senyawa antikanker).
KERUGIAN
ADANYA JAMUR
Kemampuat jamur dalam
mengurai berbagai jenis substrat atau bersifat dekomposer tersebut dapat
membawa masalah bila jamur tumbuh kemudian menyerang produk-produk industri.
Kapang penghasil enzim selulase dapat merugikan pada industri kayu, kertas,
atau tekstil. Masih banyak beberapa kerugian yang dapat ditimbulkan oleh adanya
jamur, seperti pada daftar di bawah ini.
Berikut ini beberapa
jenis jamur beserta kerugian yang ditimbulkannya.
- Ustilago maydis : Menyerang tanaman jagung.
- Aspergillus flavus : Kontaminan pada kacang (racun
aflatoksin).
- Aspergillus parasiticus : Kontaminan pada kacang (racun
aflatoksin).
- Tinea versicolor : Infeksi kulit oleh jamur
(dermatomikosis).
- Tinea capitis : Infeksi pada kulit, rambut, dan
kuku (dermatophytes).
- Histoplasma capsulatum : Infeksi sistemik pada
paru-paru.
- Rhizopus sp. : Kontaminan pada makanan (roti).
- Aspergillus sp. : Kontaminan pada makanan.
- Penicillium sp. : Kontaminan pada makanan.
- Cladosporium sp. : Kontaminan pada makanan.
- Cladosporium sp. : Tumbuh pada dinding yang
lembab.
- Alternaria citrii : Pembusukan buah jeruk.
- Zygosaccharomyces nusbaumeri : Tumbuh pada cairan madu.
- Pichia membranaefaciens : Tumbuh pada permukaan bir dan
anggur.
- Debaryomyces : Tumbuh pada keju dan sosis.
- Candida lipolytica : Tumbuh pada butter.